Akan tiba saatnya nanti kau akan merasakan risih ketika 1 helai rambutmu ada yang terlihat
Akan tiba saat nya nanti betapa malunya dirimu ketika kerudung yang kau pakai tidak menutupi dada
Akan tiba saat nya nanti kau akan musiumkan baju ketat dan celana jeansmu
Lalu kau ganti isi lemarimu dengan gamis syar'i dan pakaian longgar.
Akan tiba saatnya nanti kau akan keluar rumah hal yg kau cari setelah kerudung, adalah kaos kaki
Akan tiba saatnya nanti kau merasa enggan menggunakan parfum yg sangat wangi
Akan tiba saatnya nanti di saat ada laki-laki yang bukan mahrommu, mengajak berjabat tangan denganmu tanganmu, sudah siap untuk tidak menerima jabat tangan itu
Akan tiba saatnya nanti hari liburmu, diisi dengan menghadiri majlis taklim dan berkumpul dgn orang-orang shalih/ah
Akan tiba saatnya nanti sosmed yang kau punya bermanfaat untuk mengajak pada yang ma'ruf dan mencegah yang munkar.
Kapan waktu itu akan tiba?
- Saat hatimu peka terhadap sinyal-sinyal hidayah dari-Nya (Allah SWT)
- Saat hatimu tidak sekeras detik ini
- Hidayah bukan ditunggu tapi dijemput
- Hidayah kadang ada di sekitarmu, tapi hatimu yang belum menyasarinya.
- Sentuhlah hatimu, agar hati itu tidak mengeras bagaimana batu
- agar hidayah itu juga dapat mudah masuk ke dalam qolbu
- Aku juga sama sepertimu. Pernah begini dan begitu
Maka dari itu, perlahan kuperbaiki pondasiku, yang dulu amat rapuh. Kuganti pondasi itu dengan lebih mendekat kepada-Nya
Sahabatku.. mari kita bersama-sama berhijrah dan Keep Istiqomah.
-------
Akupun tak sempurna, masih belajar dan terus belajar, agar pantas menjadi yang istimewa di mata Allah.
Jangan menunggu nanti, karena Allah tak pernah tawar menawar soal mati.
Semangat Hijrah
--Dinii Fitriyah--
*repost
Tidak ada komentar:
Posting Komentar