Jangan ucapkan "0k"
👉ucapkan "In shaa Allah"
اِنْ شَآ ءَ اللَّهُ
Jangan ucapkan "wow"
👉ucapkan "SubhanAllah"
سُبْحَانَ اللهُ
Jangan ucapkan "hebat"
👉ucapkan "Masyaa Allah"
مَاشَآءَاللّهُ.
Jangan ucapkan "saya baik2 saja"
👉ucapkan "Allhamdulillah"
الْحَمْدُ لِلَّهِ
Jangan ucapkan "Terimakasih"
👉ucapkan "Jazaka(ki, kumu)llahu Khairan"
جَزَاك اللهُ خَيْرًا
Jangan ucapkan "Hati2 ya...sampai jumpa"
👉ucapkan "Fii Amanillah"
فِي أَمَانِ الله
Jangan ucapkan "Hello"
👉ucapkan "Assalamu alaikkum Warahmatullah"
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
doa yg indah untuk berterima kasih pada Allah
pada semua kesempatan
"allahumma a'inni
'ala dzikrika wa syukrika
wa husni 'ibadatika"
اللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ
عِبَادَتِكَv
Mari kita sama-sama membetulkan* :
★ Aamiin,
★ *In Shaa Allah, dan
★ Menyingkat kata Assalamu'alaikum.
💦💦💦💦💦
★ Dalam bahasa Arab ada 4 kata amin yg berbeda makna :
- Amin = Aman
- Aamin = Meminta perlindungan
- Amiin = Jujur
- Aamiin = Ya Allah, kabulkanlah do'a kami
Kita seharusnya tidak menulis :
Insya Allah = Menciptakan Allah (naudzubillah ..)
Tapi pastikan kita menulis :
In Shaa Allah = dengan izin Allah
💦💦💦💦💦
★ Assalamu'alaikum, jangan disingkat, karena ;
1. As = Orang bodoh ; keledai
2. Ass = Pantat
3. Askum = Celakalah kamu
4. Assamu = Racun
5. Samlekum = Matilah kamu
6. Mikum = Dari bahasa Ibrani Mari Bercinta.
- Salam pendek,
- Salam sedang dan
- Salam panjang telah dicontohkan oleh Nabi
dan tidak merubah makna aslinya :
1. Salam pendek : "Assalamualaikum".
- Dengan 10 kebaikan.
2. Salam sedang : "Assalamu'alaikum warahmatullah".
- Dengan 20 kebaikan.
3. Salam panjang : "Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh".
- Dengan kebaikan sempurna.
Dengan penjelasan ini, mudah-mudahan tidak ada lagi yang menyingkat karena dapat merubah maksud.
ﻣَﻦْ ﺩَﻝَّ ﻋَﻠَﻰ ﺧَﻴْﺮٍ ﻓَﻠَﻪُ ﻣِﺜْﻞُ ﺃَﺟْﺮِ ﻓَﺎﻋِﻠِﻪِ
Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya (HR. Muslim 3509
Repost dari Grup WA Buku Islam Iqra Sunnah
Minggu, 08 Januari 2017
Harta yang Kau infaqkan
Ust. Syafiq Riza Basalamah MA
Akhi/Ukhti…
Ada berapa banyak uang di tabunganmu???
Atau di Brangkas besimu?
Atau di mana saja kau menyimpannya…
Pada suatu hari al Ahanf bin Qais melihat uang logam satu Dirham di tangan seseorang, maka iapun bertanya kepadanya, "uang siapakah ini???
Spontan orang itu menjawab, "Uangku!".
Maka Ahnaf berkata, "Uang itu menjadi milikmu bila kau nafkahkan dalam rangka mencari pahala atau bersyukur pada Allah".
Kemudian ia mendendangkan sebuah bait sya'ir:
أنت للمال إذا أمسكته ... فإذا أنفقته فالمال لك .
"Kamu dimiliki oleh hartamu bila kau menyimpannya
Namun tatkala kamu menginfaqkannya, maka harta itu menjadi milikmu".
Subhanallah…
Jadi yang menjadi milik kita adalah yang telah berpindah tangan dari brangkas dan simpanan kita...
Rasulullah صلى اللّه عليه وسلم bersabda:
((يَقُولُ الْعَبْدُ مَالِى مَالِى إِنَّمَا لَهُ مِنْ مَالِهِ ثَلاَثٌ مَا أَكَلَ فَأَفْنَى أَوْ لَبِسَ فَأَبْلَى أَوْ أَعْطَى فَاقْتَنَى وَمَا سِوَى ذَلِكَ فَهُوَ ذَاهِبٌ وَتَارِكُهُ لِلنَّاسِ))
"Hamba itu berkata, "Hartaku, hartaku", tidaklah menjadi hartanya kecuali tiga:
Yang ia makan kemudian habis
Yang ia kenakan kemudian usang
Yang ia sedekahkan, maka itulah yang dikumpulkannya
Adapun yang selain itu, maka akan sirna dan ia akan meninggalkannya untuk orang lain".(HR Muslim)
Kalau kau cinta kepada hartamu
Kalau kau ingin menumpuk hartamu
Maka segera pindahkan dari tempatnya, ke tempat yang abadi
Tidak perlu takut dirampok atau dicuri
Karena dijaga oleh Pencipta langit dan Bumi
Akhi/Ukhti…
Ada berapa banyak uang di tabunganmu???
Atau di Brangkas besimu?
Atau di mana saja kau menyimpannya…
Pada suatu hari al Ahanf bin Qais melihat uang logam satu Dirham di tangan seseorang, maka iapun bertanya kepadanya, "uang siapakah ini???
Spontan orang itu menjawab, "Uangku!".
Maka Ahnaf berkata, "Uang itu menjadi milikmu bila kau nafkahkan dalam rangka mencari pahala atau bersyukur pada Allah".
Kemudian ia mendendangkan sebuah bait sya'ir:
أنت للمال إذا أمسكته ... فإذا أنفقته فالمال لك .
"Kamu dimiliki oleh hartamu bila kau menyimpannya
Namun tatkala kamu menginfaqkannya, maka harta itu menjadi milikmu".
Subhanallah…
Jadi yang menjadi milik kita adalah yang telah berpindah tangan dari brangkas dan simpanan kita...
Rasulullah صلى اللّه عليه وسلم bersabda:
((يَقُولُ الْعَبْدُ مَالِى مَالِى إِنَّمَا لَهُ مِنْ مَالِهِ ثَلاَثٌ مَا أَكَلَ فَأَفْنَى أَوْ لَبِسَ فَأَبْلَى أَوْ أَعْطَى فَاقْتَنَى وَمَا سِوَى ذَلِكَ فَهُوَ ذَاهِبٌ وَتَارِكُهُ لِلنَّاسِ))
"Hamba itu berkata, "Hartaku, hartaku", tidaklah menjadi hartanya kecuali tiga:
Yang ia makan kemudian habis
Yang ia kenakan kemudian usang
Yang ia sedekahkan, maka itulah yang dikumpulkannya
Adapun yang selain itu, maka akan sirna dan ia akan meninggalkannya untuk orang lain".(HR Muslim)
Kalau kau cinta kepada hartamu
Kalau kau ingin menumpuk hartamu
Maka segera pindahkan dari tempatnya, ke tempat yang abadi
Tidak perlu takut dirampok atau dicuri
Karena dijaga oleh Pencipta langit dan Bumi
Minggu, 01 Januari 2017
DELAPAN MACAM REZEKI Berdasarkan Dalil Alqur'an Janji Allah SWT.
1. Rezeki Yang Telah Dijamin.
"Tidak ada satu mahluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin Allah rezekinya"
(Q.S.11:6)
2. Rezeki Karena Usaha.
"Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya" (Q.S.53:39)
3. Rezeki Karena Bersyukur.
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu" (Q.S.14:7)
4. Rezeki Tak Terduga.
"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya"
(QS. At Thalaq :2)
5. Rezeki Karena Istighfar.
"Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta” (QS. 71 : 10-11)
6. Rezeki Karena Menikah.
"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memberikan kemapanan kepada mereka dengan karunia-Nya.”(QS. an-Nur : 32)
7. Rezeki Karena Anak.
"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”(QS. al-Isra 31)
8. Rezeki Karena Sedekah.
"Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak" (QS. Al Baqarah 245)
Dicopas dari grup WA Buku Islam Iqra Sunnah
"Tidak ada satu mahluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin Allah rezekinya"
(Q.S.11:6)
2. Rezeki Karena Usaha.
"Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya" (Q.S.53:39)
3. Rezeki Karena Bersyukur.
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu" (Q.S.14:7)
4. Rezeki Tak Terduga.
"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya"
(QS. At Thalaq :2)
5. Rezeki Karena Istighfar.
"Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta” (QS. 71 : 10-11)
6. Rezeki Karena Menikah.
"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memberikan kemapanan kepada mereka dengan karunia-Nya.”(QS. an-Nur : 32)
7. Rezeki Karena Anak.
"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”(QS. al-Isra 31)
8. Rezeki Karena Sedekah.
"Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak" (QS. Al Baqarah 245)
Dicopas dari grup WA Buku Islam Iqra Sunnah
Label:
Share
Langganan:
Postingan (Atom)